Buronan, Do Kwon Akan Dijemput Interpol! Akankah $Luna dan $Lunc Runtuh Lagi

Buronan, Do Kwon Akan Dijemput Interpol! Akankah $Luna dan $Lunc Runtuh Lagi

Do Kwon, pendiri kripto Terra Luna yang jadi buronan dan interpol turun tangan.

Baru-baru ini, ia diketahui telah pergi meninggalkan Korea Selatan (Korsel) –negara asalnya, dan kini keberadaannya entah di mana.  Saat ini, Do Kwon pun menjadi buronan. Ia akan dijemput paksa oleh Interpol.

Interpol Turun Tangan,Do Kwon Diburu

Karena keberadaan yang tidak diketahui itu, Pengadilan Korea Selatan (Korsel) akhirnya meminta Interpol untuk andil dalam kasus Do Kwon ini. 

Pengadilan Korsel minta Interpol untuk mengeluarkan red notice atas Pendiri Terra tersebut, yang akan menjadikan Do Kwon sebagai buronan internasional.

kasus Terra sendiri telah menjadi salah satu berita buruk terbesar bagi industri kripto karena menyeret beberapa perusahaan kripto besar ke dalam kebangkrutan, seperti Three Arrows Capital (3AC) hingga Celsius Network.

Dalam kasus itu, Terra juga telah menjual ribuan cadangan Bitcoin (BTC) mereka untuk menyelamatkan pasak UST, namun gagal. Itu telah membawa gelombang bearish tambahan bagi BTC, serta membuat pasar kripto kian jatuh suram.

Do Kwon Tak Terlacak di Singapura 

Sebelumnya,Pengadilan telah Korea Selatan mengeluarkan surat perintah penangkapan pengembang utama cryptocurrency Luna dan TerraUSD, Do Kwon. Terbaru, Kepolisian Singapura mengatakan bahwa pengembang kripto Do Kwon saat ini tidak berada di Singapura

Kepolisian Singapura mengatakan, pengembang kripto Do Kwon yang dituduh melakukan penipuan oleh investor setelah runtuhnya cryptocurrency Luna dan TerraUSD, saat ini tidak berada di kota Singa itu. 

Related News

  • bitcoinBitcoin$20,026.00-1.33%
  • ethereumEthereum$1,359.35-1.11%
  • tetherTether$1.000.03%
  • binancecoinBNB$285.46-4.12%
  • usd-coinUSD Coin$1.000.05%
  • rippleXRP$0.493637-0.58%
  • Binance USDBinance USD$1.000.08%
  • cardanoCardano$0.429406-1.86%
  • SolanaSolana$33.54-2.20%
  • dogecoinDogecoin$0.063521-2.43%