BI Kembangkan Rupiah Digital, Bisa Bersanding Dengan Kripto?

BI Kembangkan Rupiah Digital, Bisa Bersanding Dengan Kripto?

Transformasi digital sebatas digitalisasi sistem pembayaran, menurut Bank Indonesia (BI) tidak lagi dipandang cukup memenuhi perkembangan zaman. Dunia telah gandrung dengan mata uang kripto dan teknologi blockchain. Sebagai misi kebijakan publik, BI mendorong konteks transformasi digital untuk diperluas hingga mencakup upaya membuka akses publik terhadap trusted money dalam format digital.

Rupiah Digital ini menerbitkan White Paper yang menguraikan rumusan CBDC bagi Indonesia dengan mempertimbangkan asas manfaat dan risiko. Penerbitan WP ini merupakan langkah awal “Proyek Garuda”, yaitu proyek yang memayungi berbagai inisiatif eksplorasi atas berbagai pilihan desain arsitektur Digital Rupiah.

BI merupakan otoritas tunggal dalam menerbitkan mata uang digital (sovereignty digital rupiah).

Hadirnya rupiah digital juga diharapkan dapat memperkuat peran BI di kancah internasional, dan mengakselerasi integrasi ekonomi keuangan digital secara nasional.

Bank sentral meyakini manfaat CBDC mampu menjaga kedaulatan rupiah di era digital, termasuk mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital serta membuka peluang inklusi keuangan yang lebih merata dan berkelanjutan.

Related News

  • bitcoinBitcoin$24,033.003.91%
  • ethereumEthereum$1,680.225.76%
  • USDEXUSDEX$1.07-0.53%
  • tetherTether$1.000.20%
  • binancecoinBNB$321.102.74%
  • usd-coinUSD Coin$1.000.27%
  • rippleXRP$0.4129722.42%
  • Binance USDBinance USD$1.000.00%
  • cardanoCardano$0.4089045.22%
  • dogecoinDogecoin$0.0953860.00%