Binance Live – We live everyday, dont forget follow us Click Here

Nilai Transaksi Kripto di Indonesia Tembus Rekor, Sentuh Rp 103,58 Triliun pada Maret 2024

Disoroti Jokowi, Pencucian Uang Pakai Kripto Lebih Mudah Dilacak

Teknologi blockchain yang mengikat data secara khusus merupakan kunci utama dalam menjamin transparansi dan keamanan. Bisa dikatakan bahwa aset kripto terlindungi oleh sistem yang aman, sehingga berbagai kegiatan kriminal seperti pencucian uang dapat dihindari.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyoroti potensi pencucian uang melalui aset kripto. Namun, tindakan pencucian uang dengan mata uang kripto dianggap sebagai kesalahan besar karena mudah dilacak.

Sebelumnya, Kepala Negara mengungkapkan potensi pencucian uang melalui aset kripto senilai USD 8,6 miliar atau sekitar Rp 139 triliun. Hal ini membuat Jokowi meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menanggapi hal tersebut, CEO Indodax, Oscar Darmawan, menilai bahwa menggunakan aset kripto untuk pencucian uang adalah kesalahan besar. Pasalnya, menurutnya, kepemilikan aset kripto sangat mudah terdeteksi dengan menggunakan teknologi yang digunakan.

“Penggunaan aset kripto seperti Bitcoin untuk pencucian uang sebenarnya dapat dengan mudah terdeteksi. Hal ini karena teknologi dasar dari aset kripto, yaitu Blockchain, memiliki kemampuan untuk memverifikasi dan melacak setiap transaksi. Oleh karena itu, tindakan ilegal semacam ini dapat terungkap dengan cepat,” kata Oscar dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, Oscar menjelaskan bahwa sifat data yang terikat dalam teknologi blockchain adalah faktor kunci dalam menjamin transparansi dan keamanan. Bisa dikatakan bahwa aset kripto juga terlindungi oleh sistem yang aman.

“Ada banyak keunggulan yang dapat diperoleh dari teknologi Blockchain, seperti tingkat keamanan yang tinggi, transparansi yang lebih besar, ketidakmampuan untuk mengubah data, dan efisiensi yang meningkat. Selain itu, teknologi ini dapat mengurangi biaya operasional dan memudahkan pelacakan pergerakan aset,” jelasnya.

Oscar menyoroti bahwa transparansi blockchain memungkinkan pengguna untuk memantau alur perpindahan aset kripto, meskipun data yang tersedia bersifat pseudonim. Meski identitas pemiliknya tidak tersedia secara langsung, data transaksi tetap tercatat dan dapat dilacak, bahkan setelah berpindah tangan beberapa kali.

Ikuti Cryptoiz Telegram group | Telegram Channel | Twitter/X

Penafian : Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisa sebelum membeli dan menjual Crypto. cryptoizresearch.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Related News