Binance Live – We live everyday, dont forget follow us Click Here

4 Kesalahan Investasi Saham yang Harus Dihindari

4 Kesalahan Investasi Saham yang Harus Dihindari

Investasi pada pasar saham mungkin menjadi salah satu cara menumbuhkan pundi-pundi kekayaan dalam jangka panjang. Hal tersebut terjadi jika lakukan dengan cara yang tepat dan menghindari kesalahan-kesalahan.

Ada banyak salah kaprah dan mitos yang banyak percaya para investor saham, terutama para pemula. Kesalahan yang melakukan bisa membuat investasi menjadi senjata makan tuan, bukannya menguntungkan tapi malah merugikan.

Semakin banyak membeli dan menjual investasi, semakin besar peluang untuk kehilangan uang. Jika investor menginvestasikan karena kita akan melewatkan beberapa hari terbaik yang terlewatkan selama periode nilai investasi yang harusnya kita saat itu harusnya mendapatkan keuntungan(laba) pada beberapa posisi malah kehabisan modal untuk membelinya (Rugi).

Sebelum memutuskan menggunakan konsultan keuangan atau manajemen investasi, kenali dulu biaya jasa atau layanannya. Contohnya, setiap reksadana memiliki biaya pengelolaan investasi yang berkisar antara 0,03% sampai lebih dari 1%. Jangan membuat kesalahan dengan membayar biaya yang tinggi.

Pajak berperan dalam sebagian besar keputusan keuangan, dan investor akan kenakan biaya untuk menempatkan aset keuangan pada akun yang salah. Sebaiknya investor berhati-hati dalam menentukan investasi, karena investasi yang berbeda terkena pajak yang berbeda.

Jika investor mencari investasi untuk masukkan ke dalam rekening kena pajak, seseorang harus pertimbangkan saham , reksadana saham dengan omzet rendah, dan obligasi pemerintah. Keuntungan saham mengenai pajak dengan tarif capital gain, biasanya lebih rendah daripada tarif pajak penghasilan biasa. Untuk obligasi yang kena pajak penghasilan biasa, tempatkan pada rekening pensiun yang menguntungkan pajak.

Jangan mencoba untuk mengalahkan pasar, karena kemungkinan besar hal tersebut tidak akan terjadi. Mengejar strategi investasi momentum yang tinggi sepertinya tidak akan membuahkan hasil. Investor hebat seperti Warren Buffett memperjuangkan gagasan berinvestasi dalam dana indeks pencocokan pasar dan berbiaya rendah. Data pasar saham historis tampaknya mendukung rekomendasi mereka untuk berinvestasi dalam jangka panjang dalam reksadana indeks.

Itulah mengapa mereka menyarankan agar investor tidak mencoba mengalahkan pasar, karena kemungkinan besar sebagian besar investor tidak akan melakukannya. Namun, orang-orang seperti itu menjalankan bisnis pengelolaan dana jangka panjang, jadi rekomendasi mereka tidak sepenuhnya bisa terealisasikan.

Ikuti Cryptoiz Telegram group | Telegram Channel | Twitter/X

Penafian : Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisa sebelum membeli dan menjual Crypto. cryptoizresearch.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Related News